Kamis, 26 April 2012

puisi-puisi indah


SEMUA BERUBAH HANYA KARNA AIR MATA TAK BERGUNA

Manusia yang bersalah tak mengakui kesalahan...
Tanpa berani merangkai kata, namun hanya mampu merintih...
mEmbutuhkan perhatian tuk mengerti apa yang terjadi...
Buaian manusia yang ternoda...alam sekitar hanya mendengarnya...
Namun insan lainnya tak berani tuk menuangkan kata di depannya...
Karena insan lainya menganggap dia ada, berdiri di depan para insan...
Tapi apa pernah insan yang berdiri menganggap insan lainnya ada???
Kesimpulan darinya sebuah penyesalan,,, penyesalan tak berguna...
Malukah dia? Tidak...namun dia bangga mengusik insan lain dengan pedihnya air mata berdarah...
Menangis hanya sekali...menghindar dari rasa malu...
Mundur ke belakang tuk mencari ruang bebas...menghindar dari setiap  tugas...
Merelakan kehancuran yang datang...sedangkan insan yang bangga...menjadi sesal...
Senyuman manis dari mulut yang berbisa...tak sadar?!! Senyuman duri dari insan...
Tak hanya mawar yang berduri...mahkota yang indah mempesona...
Namun,,dari insan yang diam,luluh,namun berapi...bagai larva panas yang mengalir...
Biarkan dia dengar...biarkan dia marah...apa  yag akan dia lakukan???
Melempar tombak api lambang kemarahan?menancapkan duri lambang kesakitan?!
Ataukah air yang mengalir dari mata sungai hitam itu?!
Itu tak sepantas dengan apa yang di berikan pada dunia ini...
Pribadi ini malu dengan resep hidupya...bagitu hambar bila dicicipi...
Pribadi ini berhak tuk meruntuhkan insan yang tak memiliki aroma persahabatan...
Namun,,, pribadi ini kan terus menganggap dirinya ada...karena dia berhak tuk hidup di alam semesta ini...
Hanya alam yang punya hukum atas kehendak Sang Pencipta...
Ingatkan insan itu tuk mencoba memahami keegoisan atas dasar pengalaman...
Bukan segalanya,,, dia mampu memberi namun tak ada insan yang meminta...
Apalah jadi kiasan tangan di atas lebih mulia dari pada tangan di bawah...
Benar hukum berlaku...dia memberi namun jutaan menolak...
Sakit ka dia rasa!!!muka merah yang kan di pacarkan...
Lambang keegoisan kan musnah dengan pendirian yang di miliki insan mulia...
Insan mulia bukan slalu benar dan juga sepurna...
Namun,kemuliaan itu kan abadi tuk jalani hidup yang penuh liku ini...
Hargai hidup dan tetap eniti lagkah mengikuti arus yang beraroma surga...
Hidup yang berarti... kan slalu ada...
By: Sri Astuti
( Buah hati  dari Bunda )













HANYA BUAIAN JANJI
( By Sri Astuti buah hati dari bunda )
Mutiara bertaburan dari mulut yang terbuka … berkilau … namun berduri …
Putih bersinar … karena jabatan dan penghargaan …
Kasih yang didapat dari orang yang disakiti …
Ancaman datang ia menghina … membiarkan semua teriris …
Dalam hidup kita bersaudara … namun dalam hati dia buaya …
Apakah pantas dia berkelana ? melewati jembatan kasih yang suci …
Hanya menyebar janji yang tak pasti … untaian rantai yang penuh duri …
Berevolusi mengelilingi bumi … hampir semua insan di dunia meratapi …
Mengapa dia harus disini ? benar, bila dia dilahirkan untuk melindungi bumi …
Bumi yang memiliki bulan sebagai satelit … dimana kehidupan berpijar …
Namun dia berperan sebagai makhluk asing yang menghuni dunia …
Dia membawa ancaman bagi manusia … manusia yang mencari jati diri …
Manusia yang kan mewarnai bumi yang menjadi taman bahagia …
Dia tidak tau betapa  sulit … sulit tuk mencari insane yang melambangkan setia …
Insane asing ini … membawa noda hati yang menjalar disetiap akar – akar nadi …
Yang bila dibiarkan kan merusak semua jaringan saraf yang bekerja …
Insane bumi yang meratapi … memohon pada sang pencipta …
Lindungi semua raga yang melekat dalam jiwa … datangkan ketenangan …
Insane asing mendengar … namun tak ada getaran dalam jiwanya … dia bagai atom …
Hanya diam tanpa digerakkan … sungguh buaian dari insane yang tak berperasaan …
Doa yang dipanjatkan dari insane bumi … patahkan akar hitam dari insane itu …
Agar dia mampu memahami dunia … agar dia sadar  atas kelakuannya …
Jalan kebenaran … kan dia tuju apabila dia tidak memberi buaian semata … 


Kala Duka Menyentuh Hati
Perasaan yang ada dalam hati sangat beraneka ragam rupa yang menjelma…
Rumusan takdir yang slalu tersimpan dalam hati, dalam buaian…
Namun tak disangka kadang duka ini menyentuh hati…
Kadang diri ini terhentak dengan kehadirannya, namun apalah daya yang dikata…
Pribadi yang kuat tak disangka mampu tergoyah oleh rayuan kesedihan…
Pakah kan slalu begitu?? Dakah seseorang yang slalu mengertinya??...
Kata sebuah ungkapan jika seseorang terkena virus kesedihan janganlah kau dekati…
Apa yang dilakukan oleh insan lain? Biarkan ketenangan dan tawa sedikit dari hati kecil yang menyambut senyum itu…
Jangan pengaruhi dengan kata – kata manismu…
Menyimpan semua kenangan itu dengan gurauan dari insan lain…
Diri ini yakin pada kekuatan cinta dari insan yang membawa kasih sayang dalam rantai persahabatan…
Kuatkan hati dalam mengerti hidup ini kebahagiaan kan ada dan datang pada surga hatimu…
Air matamu sangat berharga untuk sahabat atau insan yang bahagia melihat senyum darimu…
Gunakan kesempatan yang indah itu ketika dirimu  sangat berarti untuk insan terdekat…
Apalah guna air matamu? Kau alirkan dari tepi mata yang tak pantas tuk dilewati olehnya…
Dan jangan biarkan duka menyentuh hatimu… namun biarkan lembutnya kasih sayang merenggut jiwa…
Maka sempatkan sedikit pemanis tuk memberi warna yang indah untuk dirimu…
Terus dan terus tegar tuk menyemput asamu…
Kabahagiaan menanti tuk slamanya…
Sahabat mencintaimu…..
( By Astuti Buah hati dari Bunda ) 



Kuatkah Hati Ini??
Awal kahidupan yang mula hadir dalam langkah kecilku …
Ku yakin ku mampu berjalan dan meraih citaku…
Dari balita yang suci kan ada banyak cerita yang hadir…
Perjalanan langkah menuju remaja, cobaan kan melanda dan mengiringi…
Adakah insane yang menemani langkah ini??
Ku coba cari insane tuk jadi teman hidup, berbagi cerita apapun…
Namun, mengapa kadang hati ini merasa sepi dan tak bersahabat…
Padahal diluar bayangan ataupun pikiran ini mereka tersenyum pada ku…
Menginginkan suara hatiku bicara pada mereka… mengajak mereka…
Kuatkah hati ini?? Mendengar semua kata manis dari mereka?...
Kepada siapa lagi diri ini bersimpuh terkecuali pada Sang Penguasa semua insane…
Merintih, bercakap pada hati kecil… apalah daya hati kecil tak mampu membalas…
Makna kata dari pepatah hidup sendiri bagai kaktus yang hidup tanpa sentuhan tangan manusia…
Duri yang menancap pada jari kan mengalirkan duka yang berkepanjangan…
Walau lirih namun kan merasuk dalam hati ini…
Begipun insane yang tanpa dosa namun harus mengemban beban itu…
Ocehan dari insane yang sangat pedih bila dirasa, apa salah diri ini ??...
Satu doa yang slalu ku panjatkan kuatkah diri ini??....
Semangat kan kubawa tuk mencapai kebahagiaan hidup ku…
Semoga kekuatan cinta dunia dan surga mampu menerangi lentera hatiku …
Ku kan sanggup jalani hari ini tanpa adanya goyahan angin yang menerpa ataupun melanda…
Akan ada pembuktian dari tujuan hidupku… bersahabat dengan insane lainnya…
Hingga dunia kan mengenangku… tunjukkan diri ini kuat,tak rapuh dan mampu…



Separuh Nafas Dalam Kotak Kaca
Ku terbangun dalam hembusan nafas, seluruh tubuh kan terasa kuat olehnya…
Kesejukan dunia kan slalu menghempas diri ini… hanya kehangatan yang ku nanti…
Rumah yang kurangkai dengan kisah hidup slalu tercantum pada genggaman tangan…
Kepedihan slalu terhapus dengan adanya desah nafas yang berganti dari lubang kecil ini…
Hidup ini seperti balon udara tanpa tiupan gas yang datang tak mampu terbang tuk menyapa luasnya dunia…
Ku serahkan sebagian hidup ini tuk jalani arah langkahku… hanya sebagian nafas yang tertinggal…
Kemana harus ku hempaskan? Adakah tempat tuk merasakannya??...
Mungkin hanya harapan dan keinginan yang ku punya…
Inilah insane yang ada di bumi dimana kita berpijak…
Separuh nafas yang terpendam dalam kotak kaca yang tak mampu menembus udara luar…
Hanya meninggalkan bekas udara yang penuh gas karbondioksida…
Kotak kaca kan ternoda olehnya…
Namun apa daya hanya itu yang mampu ku lakukan…
Tiada lagi yang mampu mendengarkan nafas sedihku…
Kecuali diri ini menyapa mentari tuk dengarkan cerita pagi ku setiap hari…
Slalu menyinari diri ini dengan nafas kebahagiaan…
Yang kan slalu nampak pada dinding kaca kotak tuk memendang panorama hidup…
Tuk mendengar irama kicauan burung disarangnya…
Slalu ingatkan diri ini bahwa nafas ini kan berhenti sesuai daftar menit kehidupan dari Sang Pencipta…
Jangan biarkan diri ini kaku tuk melangkah dan menelusuri jalan setapak ini…
Dan biarkan nafas dalam kotak kaca itu menelusuri senyawa dalam atmosfer kehidupan


Ku Ingin Kembali Dalam Lingkaran Cintamu
Bersemi dalam ikatan cinta yang abadi….
Slalu kan ada kenangan dalam bingkai kisah kebahagiaan…
Romantisnya dunia cinta yang mengiringi perjalanan perjumpaan kita…
Awal menjalin kasih kita mengerti pribadi masing – masing…
Tak terbayangkan adanya gonjalan – gonjalan kan menghadang…
Itu tak terpikir dari kita karena tumbuhnya bunga cinta muda yang baru kita rasa…
Hanya manisnya madu yang terhisap oleh sang kumbang… yang manpu kita lihat…
Tak sadar setengah perjalanan kita tak mampu menahan gejolak  hati ini…
Kekacauan menerpa dan menyelinap dalam lembutnya kasih yang terjalin…
Ikatan itu terpisah sejenak, membiarkan kesalahpahaman memisahkan kita?...
Apa yang harus disalahkan?? Waktu? Ego kita? Rasa ini? Tak ada yang disalahkan…
Namun koreksi masing – masing yang kita pahami…
Kini lingkaran cinta yang dulu ada hanya tinggal bayangan warna yang terhempas…
Ingin ku ukir dengan kisah yang dulu pernah kita rangkai…
Namun masihkah ada waktu? Adakah pintu tuk menuju hatimu lagi?...
Dalam hari bahagiamu ku ingin melihat senyuman manismu…
Sebelum harapan ini tertutup atas kesalahan yang telah ku lakukan…
Ijinkan ucapan kasih sayang ini terucap dari bibir insan yang mengharap balasan kasih sayang dari dirimu?...
Semoga ku dapatkan tuk melengkapi kisah hidupku yang tiada suara cinta dalam belaian telinga…
Kasih sayangku kan selalu terpancar untuk seseorang yang tak terlupakan dihati ku…
Diri mu yang ku nanti…
15 Mei Memory Awal Kenangan Yang Ku Nanti… kebahagiaanmu kan jadi kenangan manisku…

Rabu, 25 April 2012


PROFIL DESA GONDOSARI
KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS



    Desa Gondosari terletak di lereng gunung Muria, atau terletak di bawah gunung Rahtawu. Desa Gondosari memiliki luas wilayah 648,46     Ha. Untuk bisa masuk wilayah desa gondosari dapat dilalui dengan 3 rute, yaitu :
1. Dari arah barat
    melewati desa nalumsari lurus ke timur sampai ada tugu perbatasan kudus jepara, itulah mulai memasuki kawasan desa Gondosari.
2. Dari arah selatan
    melewati perempata jember lurus ke utara, permpatan panjang luurus ke utara lagi sampai menemui perumahan sukun, itulah sudah memasuki kawasan desa Gondosari.
3. Dari arah timur
    Tugu dawe lurus kebarat samapai pada pertigaan pondok praktis belok kiri terys ada pertigaan sukuntex belok kanan, mulai itulah kawasan desa Gondosari bagian timur.
    


    Walaupun terletak di ujung perkotaan kota Kudus, akan tetapi desa Gondosari memiliki berbagai potensi yang sangat baik. Yang paling menonjol dari potesi-potensi tersebut adalah bidang ekonomi. Di desa Gondosari terdapat 54 perusahaan yaitu 4 perusahaan besar dan 50 perusahan kecil-menengah. Sebagian besar penduduk desa Gondosari bermata pencaharian sebagai karyawan swasta dan petani. Potensi ekonomi yang bagus tersebut menjadi aset yang baik untuk kemajuan sektor-sektor yang lain seperti sektor kesehatan.


A. POTENSI UMUM
    1. BATAS WILAYAH
Sebelah utara    : desa Menawan
sebelah timur    : desa Jurang
sebelah selatan    : desa Besito
sebelah barat    : desa Kedungsari, desa Karang nongko, desa Daren

    2. PEMBAGIAN WILAYAH
-RW 1 dukuh Tulis
-RW 2 dukuh Gebog
-RW 3 dukuh Gebog
-RW 4 dukuh Gebog
-RW 5 dukuh Gedondong
-RW 6 dukuh Beru
-RW 7 dukuh Beru
-RW 8 dukuh Beru
-RW 9 dukuh Ngemplak Barat
-RW 10 dukuh Krenak
-RW 11 dukuh Grenggeng



3.LUAS WILAYAH
Luas keseluruhan desa Gondosari adalah 648,46 Ha yang dibagi menjadi:

4.PEMBAGIAN WILAYAH        
Pemukiman             138,38 Ha,      
Perkantoran            0,98 Ha      
Pekarangan             138,41 Ha      
Makam                   1,2 Ha      
Perkebunan             189,92 Ha      
Tanah persawahan   179,57 Ha      
TOTAL LUAS         648,46 Ha   

5.JUMLAH PENDUDUK

Jumlah laki-laki         6.036 orang      
Jumlah perempuan    5.888 orang      
Jumlah total              11.924 orang      
Jumlah kepala keluarga    3.762 KK   

6.MATA PENCAHARIAN
    Sebagian besar pendudu desa Gondosari bermata pencaharian sebagai karyawan, petani dan pegawai. Macam-macam mata pencaharian penduduk desa gondosari adalah petani, wiraswasta, pengusaha, TNI, POLRI, Pengacara, notaris, arsitektur, dokter, perawat, bidan karyawan, PNS, guru, pedagang, dll.

B. POTENSI BIDANG PENDIDIKAN
    Berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk desa Gondosari seperti tercantum diatas, banyak lembaga pendidikan yang ada di desa Gondosari cukup memenuhi kebutuhan pendidikan para penduduknya. Selain jumlah lembaga pendidikan atau sekolahan yang cukup, di desa Gondosari juga terdapat cukup banyak tenaga pengajar baik PNS atau Swasta..
   
     1. JUMLAH LEMBAGA PENDIDIKAN
         a. TK jumlah 3
              - TK Pertiwi 1 di dukuh Nemplak Barat
              - TK Pertiwi 2 di dukuh Ngemplak Timur
              - TK Sukun 1 di dukuh Beru
        b. SD dan MI
              - SD 1 GONDOSARI di dukuh Gedondong
              - SD 2 GONDOSARI di dukuh Gedondong
              - SD 3 GONDOSARI di dukuh Ngemplak Barat
              - SD 4 GONDOSARI di dukuh Beru
              - SD 5 GONDOSARI di dukuh Grenggeng
              - SD 6 GONDOSARI di dukuh Tulis
              - SD 7 GONDOSARI di dukuh Gedondong
              - SD 8 GONDOSARI di dukuh Gebog
              - SD 9 GONDOSARI di dukuh Ngemplak Timur
              - SD 10 GONDOSARI di dukuh Krenak
              - MI Samrotul Waton di dukuh Gebog
        c. SMP dan Mts
              - SMP 1 GEBOG di dukuh Gedondong
              - SMP Bakti Praja di dukuh Tulis
              - Mts Manbaul Ulum di dukuh Tulis
        d. SMA dan ponpes
              - SMA 1 Gebog di dukuh Tulis
              - ponpes  Al Furqon di dukuh Tulis
              - ponpes Darus Saadah di dukuh Gebog

2. JUMLAH GURU
        a. Guru TK    /sederajat    : 17
        b. Guru SD    /Sederajat    : 97
        c. Guru SMP/Sederajat    : 88
        d. Guru SMA/sederajat    : 85

 



3. NAMA GURU
    1.GURU SD
     Nama-nama guru diantaranya adalah (Suparno, Suparto di dukuh Grenggeng), (Suwarno, Sufiatun, Srikatun, Siti Musyafiroh di dukuh Ngemplak), ( Rifa'i, Siti Baroah)
     2. GURU SMA
        (Marzuki, Moh.Aziz, Mawaroh, Mutiara Moh Isnaini, Eddy Santoso di dukuh Beru, Gebog, dan Tulis)


C. POTENSI KESEHATAN DESA GONDOSARI
    Potensi kesehatan penduduk desa Gondosari cukup bagus. Disamping para penduduk desa yang sudah peduli akan pentingnya kesehatan, di desa Gondosari  juga sudah terdapat fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan sektor pangan yang cukup memadai. Seain sektor yang menunjang perkembangan kesehatan penduduk desa Gondosari, terdapat juga beberapa hal yang menghambat tujuan tersebut.
     Berikut adalah sektor-sektor yang mempengaruhi perkembangan kesehatan masyarakat desa Gondosari.

1. KESEDIAAN TANAMAN PANGAN
Berikut adalah kesediaan tanaman pangan berdasarkan luasnya:
a.jagung              : 25,23 Ha
b.kacang tanah    : 19,45 Ha
c. padi                 : 125,27 Ha
d. singkong          : 54 Ha
e. mangga            : 23 Ha
f. rambutan          : 17 Ha
g. pisang              : 6 Ha
h. tebu                 : 123 Ha

2. SUMBER DAYA AIR
- Sumber Air Bersih
   berikut adalah sumber air dan pengguanaannya:
   Sumur gali    berjumlah 3139 dengan pengguna  3243 KK    
   Hidran umum  berjumlah 4 dengan pengguna 80      
   PAM berjumlah 745 dengan pengguna 745      
   Pipa  berjumlah 4 dengan pengguna 316   

- Kualitas Air Minum
   Air minum yang berasal dari beberapa sumber air seperti diatas memiliki kualitas yang baik.

3. SANITASI
    Jumlah sumur resapan air rumah tangga    : 139 rumah
    Jumlah jamban                                         : 2994
    Jumlah TPA                                             : 2

4. PRASARANA DAN SARANA KESEHATAN
    - PRASARANA KESEHATAN
       1. Puskesmas
           Terletak di jl.PR SUKUN Gebog kudus, utara SMA gebog , dari arah kota kanan jalan.
       2. Poliklinik berjumlah 3        
       3. Posyandu berjumlah 10
         Bertempat di setiap RW yang ada di desa Gondosari kecuali untuk RW 10 DAN 11 POSYANDU dijadikan 1 tempat. Posyandu diadakan sebulan sekali.
       4.Toko obat berjumlah 1 yaitu "SUMBER SEHAT" yang berada di dukuh Gebog
       5. Kantor praktek dokter berjumlah 2
           Yaitu dr. Puji Santoso di dukuh Gebog sebelah selatan bank BRI, drg.Isnen H. Santi di dukuh gebog.

       6. Rumah bersalin berjumlah 3
           a. BPM Siti Rohana yang berada di dukuh Ngemplak Kulon RW 09
           b. BPM Sri Harti Chomsa yang berada di dukuh gebog
           c. BPM Afriyana Susanti yang berada di dukuh Beru



- SARANA KESEHATAN
   1.Jumlah dokter umum        :4, diantaranya adalah dr.Puji Santoso
   2. Jumlah dokter gigi           :1 Yaitu drg. Isnen H. Santi
   3. Jumlah paramedis           :12
   4. Bidan                             :6, diantaranya adalah Siti Rohana, Sri Harti Chomsa, Afriyana Susanti, Dita.
   5. perawat                          :  12
   6. jumlah dokter praktek     : 3 yaitu dr. Puji Santoso, dan drg.Isnen H.Santi
   7.Jumlah kader posyandu aktif          :48
   8.Pembina posyandu           : 1

5. SUMBER DAYA MANUSIA  BIDANG KESEHATAN
    Sebagian besar masyarakat desa Gondosari sudah peduli akan peningnya kesehatan. Hal tersebut dikarenakan salah satu sebabnya adalah para masyarakat sudah pernah mengeyam pendidikan rata-rata min. SMA sederajat, sehingga mereka sudah cukup mengerti akan pentingnya kesehatan.
    Ketika penduduk ada yang sakit, mereka sudah memiliki keinginan untuk memeriksakan ke  tenaga medis sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, sejak ada peraturan pemerintah bahwa setiap persalinan tidak boleh dirumah pasien itu sendiri atau dalam kata lain misalnya harus di rumah bidan ( BPS) atau rumah sakit. Namun demikian tetap tidak ada kesenjangan antara bidan dan dukun beranak yang ada di desa Gondosari. Keduanya saling berbagi tugas dan berkolaborasi dengan baik. 


6. KUALITAS UDARA
     Salah satu penghambatnya adalah kualitas udara yang sedikit tercemar oleh asap kendaraan bermotor khususnya sepanjang jalan raya Gondosari yang memiliki efek terhadap kesehatan penduduk seperti dapat mengakibatkan terjadinya gangguan penglihatan, ISPA, dll.

7. KEBISINGAN
         Kebisingan bersumber dari pabrik. Hal tersebut dapat dirasakan terutama di wilayah yang dekat dengan kawasan industri seperti daerah Beru dan Gedondong.


4. POTENSI BIDANG AGAMA DAN KEMASYARAKATAN
     Kondisi masyarakat desa Gondosari dalam bidang kemasyarakatan dan agama terasuk cukup bagus. Masyarakat desa Gondosari mayoritas beragama islam, hanya ada 1 yang beragama kristen Sampai sekarang kegiatan keagamaan masih aktif. Misanya saja organisasi  IPNU-IPPNU, NU, ANSHOR, MUSLIMAT, Karang Taruna “ SARI UTOMO” masih aktif berlangsung. Di desa Gondosari terdapat 11 masjid yang tersebar di setiap RW dan 43 mushola.  Selain itu kegiatan rutin kemasyarakatan di setiap RW seperti tahlilan, yasinan, maulud nabi, dll juga masih aktif berlangsung.
    Selain kegiatan diatas para masyarakat desa Gondosari juga memiliki jiwa kerjasama dan peduli terhadap lingkungan. Buktinya adalah adanya kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan yang dilaksanakan di setiap RW.

 
foto masjid di Ngemplak yang baru selesai dibangun




 foto masyarakat Gondosari sedang gotog royong membersihkan lingkungan