Kamis, 28 Juni 2012

ALAT IMPIANKU DI DUNIA KEBIDANAN......
FETAL POSITION SET

Dunia terus berputar, tentunya diharapkan diikuti dengan semakin maju dan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan. Termasuk diantaranya dalam dunia kebidanan. Sesuatu hal terjadi berawal dari mimpi. Demikian pula saya yang memepunyai mimpi suatu saat ada  pembaharuan dalam dunia kebidanan yaitu alat yang bisa mengembalikan posisi janin yang tidak normal (sungsang/letak bokong) menjadi letak normal. Alat tersebut sebut saja bernama “FPS ( Fetal Position Set)”

LATAR BELAKANG
Bidan merupakan tenaga medis yang mempunyai wewenang kerja atas kesehatan ibu dan anak. Dimana masyarakat kalangan menengah kebawah yang banyak mengunjunginya.jadi apabila terjadi kelainan posisi janin pada kehamilan di masyarakat menengah kebawah akan membuat mereka terbebani karena biaya yang mahal untuk tindakan operasi.
Bidan juga merupakan seorang penolong pertama/penyelamat kelahiran sehingga ibu dan bayinya lahir dengan selamat. Kasus yang ditangani tentunya atas persalinan normal yaitu kehamilan normal (tidak patologis).  Satu indikasi dari kehamilan normal adalah posisi janin yang normal (letak kepala).
 
TUJUAN
tujuan dari penggunaan alat tersebut adalah
- membantu mengubah posisi janin dari  yang tidak normal (letak sungsang,letak bokong) menjadi letak normal (letak kepala), sehingga ibu-ibu yang mengalami kehamilan dengan posisi janin tidak normal khususnya masyarakat kalangan menengah kebawah dapat melaksanakan persalinan normal pada bidan dengan biaya yang tidak semahal biaya operasi.
Selain itu, ibu-ibu yang takut terhadap operasi jadi bisa melahirkan tanpa rasa cemas yang tinggi karena dapat melahirkan normal. Perlu diketahui bahwa adanya alat tersebut tidak mempunyai tujuan menurunkan pasaran dokter SPOG, karena alat tersebut dapat digunakan baik bidan maupun SPOG.

GAMBARAN BENTUK (FPS)
Alat tersebut berbentuk seperti elektroda EKG yang mana penggunaannya ditempelkan pada perut ibu hamil.

CARA KERJA
  • FPS Bekerja menggunakan gelombang elektromagnetik.
  • Aktifitas elektrik yang ditimbulkan dari janin  ditangkap oleh gelombang melalui elektroda yang terpasang pada perut ibu
  • elektroda berjumlah 3 buah yaitu dengan kode (H”head”,F”foot”,D”direction”,U”usg”).U ditempel 2 jari dibawah pusat untuk mengetahui posisi janin. H ditempel dimana letak posisi kepala janin. F ditempel dimana letak kaki janin. D di tempelkan antara F dan H dengan memperhatikan gambar panah yang menunjukkan arah janin itu berubah.
  • ketika alat tersebut dipasang, dan terhubung pada arus listrik maka terlihat posisi janin yang ditampilkan oleh monitor ( seperti USG)
  • sekali pemakaian dilaksanakan selama 15 menit
  • selama proses tersebut berlangsung perlahan akan menimbulkan rangsangan pada janin untuk berpindah posisi.
  • Tindakan dilakukan 3-5 kali pasien datang, pada kehamilan mulai 7 bulan keatas


KEUNTUNGAN
efek samping dari pemakaian alat tersebut pada janin dan ibu telah dimiimalisir
 
KERUGIAN
merepotkan pasien karena harus bolak – balik datang untuk melakukan terapi
membutuhkan biaya tambahan untuk terapi tersebut walau tidak semahal operasi
 
SARAN PENGGUNAAN
Tidak digunakan sebelum usia kehamilan 7 bulan karena dapat menimbulkan efek samping terhadap perkembangan janin.

Sabtu, 02 Juni 2012

Pandangan pertama saat berjumpa dengan RSU RA Kartini Jepara……….
 


 
Kita lirik yukkkkk!!!!!!!
Saat pertama datang di RSU RA Kartini Jepara
Siang yang panas tanggal 22 Mei 2012 pukul 10.30 WIB rombonganku sampai di RSU RA Kartini Jepara. Hawa yang panas di dalam mobil, sumpek,penuh dengan barang bawaan membuatku pusing sekali hingga keringat menguur deras, sampai-sampai tidak sadar telah sampai di RSU RA Kartini Jepara.
“Waaaaaaaaaaaaahhh. Sudah sampai ya”ucapku ke mimin yang baik hati dan tidak sombong. Pusing berat itu akhirnya berahir setelah mataku tertuju pada pandangan hijau dan menyegarkan. Itu dalah bangunan RSU RA Kartini yang tampak megah dari luar. Dengan segera kami naik ke lantai 2 untuk segera penyaerahan,karena tampaknya rombongan kami sudah terlambat setengah jam dari jadwal. Sepanjang kita melintas, semua mata seakan tertuju pada rombongan kami yang terlihat anggun memakai seragam kebanggan akbid lengkap dengan jas biru yang memukau.  penyerahan pun dimulai dan selesai pada jam 11.30 WIB .

LALU?????

            Setelah penyerahan selaesai kita menuju kos untuk menaruh barang bawaan sebelum nantinya ada orientasi lahan RS.

NEXT…..

Kami segera menuju RS. Untuk segera orientasi. Namun sebelum itu tiba – tiba kami dipanggil oleh kabid keperawatan Bp. Muh.Ali, S.Kep., M.Kes. …..beliau tinggi, gagah, rapi…wajah kami Nampak tegang.ada apa ya??????
Ternyata…………….beli member instruksi untuk melepas kap profesi, dengan alas an karena kami sudah berjilbab.owwwwww……sebelum orientasi di mulai beliau member izin kepada kami  untuk sholat dzuhur terlebih dahulu.

INI DIA ORIENTASI NYA…..SANTAI, TEGANG, TAKUT, BERHASIL…..
Baru saja selesai melaksanakan sholat dhuhur, kami suadah dipanggil  pembimbing untuk segera melaksanakan orientasi karena jam semakin berputar. Malah ada teman kami yang sempat di tegur saat asyik bermain hp.wajah kami tambah tegang…………ya Allah.
Kami pun segera di giring menuju setiap ruangan yang ada di RS,,,mulai dari IGD, poli, Ruangan rawat inap, laborat, sampai pada kamar mayat. Lagi-lagi semua pandangan mata tetuju pada kami…..jadi MALU tapi tetap TAKUT dan TEGANG karena beberapa kali kami di tegur pembing Karen menurutnya jalan kami kurang cepat…setelah kami memepercepat jalan kami tiba-tiba ada temanku yang mau terjatuh saat mau menaiki tangga. Kami semakin di tegur karena kurang memiliki etika. salah lagi salah lagi…..belum lagi ketika sampai pada ruangan yang menjadi tempat kami jaga, kami pun di tegur karena datang terlambat.
Akhirnya…………………..
Akhirnya kami sampai pada ruangan terakhir yaitu KAMAR  MAYAT….
Dan yang menegangkan adalah dirungan tersebut sedang ada jenazahnya…kami disuruh masuk dan ditawari untuk melihat dan memegang jenazah yang berda di tempat pendingin mayat. Menyeramkan…..
Walaupun takut tegang masih terbawa karena kejadian tidak menyenangkan tadi, akhirnya dengan lagak sok berani kami pun bilang berani dengan suara yang mantap pad petugas. Kami segera mengambil handscoon dan membuka lemari pendngin.
1   2   3….. mayattttttttttttt,,,,petugas ruangan tamapak menertawakan kami karena rasa takuta kami tetap terlihat saat membuka kain penutup jenazah tersebut.mayatnya besarrrrrrrr,empukkkkkk,,berattttt
Dari kamar mayat itulah kami bisa tersenyum setelah wajah kami tegang sepanjang perjalanan orientasi.
Orientasi selesai…….sukses selalu untuk akbid pemkab Kudus,,,,
Semoga praktik KDPK kali ini membawa manfaat yang baik untuk kita semua.amiinnn